Pernah malam datang dengan begitu redup
Telah lama
Dan kau membangunkannya kembali
Tidakkah kau berduka
Menghancurkan waktu tidurku
Membuat semua redup di bawah sinar
Semakin kelam di kegelapan
Owwww,,, bilang saja
Itu sebuah lelucon
Tapi jangan terlalu lama,,,,
Karna aku masih ingin hidup
Satu hal
Banyak hal yang berharga
Dan aku tak mau mati karnamu
Jadi keluarlah dari kepalaku
Aku benci senyummu
Menyaksikan kebodohanku
Baiklah aku katakan
Kau hanya beruntung
Tuhan meletakkan kau di kepalaku
Memang, jika menganut aliran penyair-penyair sialan itu
Ini cinta, tapi aku bukan penyair jadi ini tidak disebut cinta
Dan aku akan berlari untuk belajar membencimu
Jika tetap tidak
Solusi terakhir, aku memotong kepalaku
Agar kau hilang bersama kepalaku
Kau punya solusi????????????????????????
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar